Minggu, 30 Mei 2010

Ayo Belajar PHP : Part 1 – "Hello World"


Apa itu PHP ?
PHP adalah kepanjangan dari PHP: Hypertext Preprocessor. Ya, memang kepanjangan yang aneh. PHP adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat aplikasi web dinamik. Sebelum anda belajar PHP setidaknya ada beberapa skill yang harus dikuasai sebelumnya, minimal ngerti lah :
  1. HTML,
  2. Ngetik.
Sedikit bukan ? Kalau pernah belajar bahasa pemrograman, tulisan ini bakalan lebih mudah untuk diikuti. Tapi kalau udah jago PHP, silahkan baca-baca dan beri koreksi :)

Apa Itu Server Side ?
adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.
Umumnya, di dalam sistem operasi server terdapat berbagai macam service yang menggunakan arsitektur klien/server. Contoh dari service ini adalah DHCP Server, Mail Server, HTTP Server, FTP Server, DNS Server dan lain sebagainya. Setiap sistem operasi server umumnya membundel layanan-layanan tersebut atau layanan tersebut juga dapat diperoleh dari pihak ketiga. Setiap layanan tersebut akan merespons terhadap request dari klien. Sebagai contoh, klien DHCP akan memberikan request kepada server yang menjalankan service DHCP server; ketika sebuah klien membutuhkan alamat IP, klien akan memberikan perintah/request kepada server, dengan bahasa yang dipahami oleh server DHCP, yakni protokol DHCP itu sendiri.
Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun Solaris, Unix, dan GNU/Linux.
Server biasanya terhubung dengan client dengan kabel UTP dan sebuah Network Card. Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA.
Dilihat dari fungsinya, server bisa di kategorikan dalam beberapa jenis, seperti: server aplikasi (application server), server data (data server) maupun server proxy (proxy server). Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client, server data sendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi. Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

Kegunaan server sangat banyak, misalnya untuk situs internet, ilmu pengetahuan, atau sekedar penyimpanan data.
3. Web Server
Web server adalah software yang menjadi tulang belakang dari world wide web (www). Web server menunggu permintaan dari client yang menggunakan browser seperti Netscape Navigator, Internet Explorer, Modzilla, dan program browser lainnya. Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke browser. Data ini mempunyai format yang standar, disebut dengan format SGML (standar general markup language). Data yang berupa format ini kemudian akan ditampilkan oleh browser sesuai dengan kemampuan browser tersebut. Contohnya, bila data yang dikirim berupa gambar, browser yang hanya mampu menampilkan teks (misalnya lynx) tidak akan mampu menampilkan gambar tersebut, dan jika ada akan menampilkan alternatifnya saja. Web server, untuk berkomunikasi dengan client-nya (web browser) mempunyai protokol sendiri, yaitu HTTP (hypertext transfer protocol).
Dengan protokol ini, komunikasi antar web server dengan client-nya dapat saling dimengerti dan lebih mudah. Seperti telah dijelaskan diatas, format data pada world wide web adalah SGML. Tapi para pengguna internet saat ini lebih banyak menggunakan format HTML (hypertext markup language) karena penggunaannya lebih sederhana dan mudah dipelajari. Kata HyperText mempunyai arti bahwa seorang pengguna internet dengan web browsernya dapat membuka dan membaca dokumen-dokumen yang ada dalam komputernya atau bahkan jauh tempatnya sekalipun.

Hal ini memberikan cita rasa dari suatu proses yang tridimensional, artinya pengguna internet dapat membaca dari satu dokumen ke dokumen yang lain hanya dengan mengklik beberapa bagian dari halaman-halaman dokumen (web) itu. Proses yang dimulai dari permintaan webclient (browser), diterima web server, diproses, dan dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke web client lagi dilakukan secara transparan. Setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi pada tiap-tiap proses. Secara garis besarnya web server hanya memproses semua masukan yang diperolehnya dari web clientnya.

4. File HTML, gambar, dll yang sudah diterima oleh browser segera disajikan kepada kita dalam bentuk situs ini.
Intinya, PHP itu server side scripting languange .Kode-kode PHP diproses di komputer server bukan di komputer kita. Komputer kita cuman nerima outputnya doang dalam bentuk kode-kode HTML. Emang ada kode yang diprosesnya di komputer kita ? HTML dan Javascript merupakan contoh kode yang diproses di komputer kita ( client side scripting ).
Kalau kita analogikan ama proses pemesanan makanan, browser itu si pelayan. Kita ( clientpelayan bakalan nyampein pesanan kita ke dapur ( server ). Nah, di dapur kan ada koki ( PHP ), script PHP itu ibarat resep, si koki bakalan ngebaca resep lalu masak sesuai apa yang tertulis di resep. Ngomong – ngomong resep apa yang dibaca ? Ya itu tergantung apa yang kita minta, apakah halaman komentar.. guestbook, dll . Si koki juga bakalan nyesuain masakan yang dia bikin sesuai permintaan kita, apakah pedes banget, apakah gak pake kacang, dll. ) nulis pesanan ke pelayan. Ntar si
Nanti yang dikasihin ke kita resepnya apa makanannya ? Jelas makanannya kan ? Makanan yang udah selesai dimasak ama koki dikasihin lagi ke pelayan. Pelayan lalu ngasih makanan ke kita. Kita sendiri gak akan tahu kayak gimana resep yang digunakan untuk membuat si makanan tersebut.
Gak ngerti ? Lupakanlah.. Jujur, bagian ini memang membosankan dan gw sendiri bingung gimana ngejelasinnya. Tapi seiring perjalanan kita belajar PHP, ntar lama-lama kita bakalan ngerti sendiri.
Install XAMPP
Apa itu XAMPP ? XAMPP adalah program paketan yang isinya Apache, PHP, MySQL, dan Perl. Apache adalah web server yang ngelayanin permintaan client seperti kita-kita ini. PHP adalah apa yang mau kita pelajari. MySQL adalah server database untuk melayanain keperluan penyimpanan data, perl.. ? Cari di google :)
Apa maksudnya paketan ? Ya.. kayak kopi 3 in 1 lah . Isinya udah ada susu, gula, ama kopi. Komposisinya udah diatur sehingga kita tinggal ngasih air panas doang. Apache, PHP, dan MySQL merupakan program sendiri-sendiri. Karena nginstall mereka betiga lalu ngegabunginnya lumayan ribet untuk pemula ( dan buat gw juga ), maka kita pake XAMPP yang paketan. Tinggal seduh, jadi deh, he3..
Menginstall XAMPP sama kayak menginstall program biasa. Jangan lupa, kalau ada pertanyaan “install bla bla bla as service ?” Pilih “yes”. Begitu juga kalau ada pertanyaan tentang “autostart“, maka pilih “yes” juga. Explanasinya ntar kapan-kapan.
Setelah beres, waktunya uji coba. Buka web browser, lalu ketik alamat 127.0.0.1 atau localhost. Jreng Jreng.. Selamat, anda sudah berhasil mengintall XAMPP :) . Apa maksudnya 127.0.0.1 / localhost ? Itu merupakan alamat komputer lokal. Kalau kita manggil www.google.com, maka kita meminta data dari komputer server yang letaknya nun jauh disana. Sekarang gimana kalau yang jadi server komputer kita sendiri ? Nah, gunakan alamat 127.0.0.1 atau localhost .
Hello World
Sekarang, buang jauh-jauh kata Apache, Web Server, MySQL, perl, server side, dan lain-lain. Cukup fokus ke satu kata : PHP.
Buka notepad atau editor kesayangan anda. Lalu salin isi script berikut :








Setelah itu save dengan nama hello.php . Copy file yang sudah anda buat ke folder C:/XAMPP/htdocs ( jangan bohong, folder itu pasti ada ). Kenapa di folder htdocs ? htdocs itu folder yang isinya website. Kalau di browser kita manggil, 127.0.0.1/wildan/index.php . Maka di folder htdocs harus harus ditaro kayak gini : htdocs/wildan/index.php. Apakah bisa dipindahin ke folder lain ? Bisa, tapi gw males nulisnya, he3.. Ntar dibawah di kasih link.
Selanjutnya, buka browser kesukaan anda, lalu ketik alamat 127.0.0.1/hello.php. Outputnya adalah :
Hello World
Lho, kok error ? Coba file yang ini. Permasalahannya ada pada tanda kutip ganda yang tidak sesuai.
Ok, Sekarang jelasin
Coba lihat source-nya via browser ( klik kanan, view source ), maka yang muncul hanyalah kode-kode HTML biasa. Bukannya yang kita tulis tadi ada
Saat anda meminta script hello.php untuk ditampilkan ke browser. Apache akan meminta bantuan PHP untuk menerjemahkannya menjadi HTML. PHP akan menelusuri script hello.php baris demi baris. Kode-kode HTML biasa gak akan diutak-atik ama PHP. Saat PHP menemukan kode yang dilingkupi , maka PHP akan memproses perintah yang ada didalamnya. dalam hal ini perintahnya adalah echo “Hello World” yang artinya, cetak tulisan “Hello World”. Nah, kode-kode HTML + tulisan “Hello World” ini yang dikasihkan ke apache. Baru deh si apache ngasihin balik ke si browser.
Mengapa harus repot-repot menggunakan PHP kalau cuman buat nyetak gituan doangbagaimana cara menempel script PHP kedalam halaman HTML. Pokoknya, lingkupi dengan dan jangan lupa save nama file nya dengan ujung .php ? Tulis aja langsung kan bisa ? Inti dari contoh yang kelihatannya ( dan memang ) tak berguna tersebut adalah memperlihatkan
Aturan dasar PHP
Begitu masuk ke dalam wilayah yang dilingkupi tanda , maka secara automatis helm wajib dipake, SIM + STNK harus ada, atau siap-siap diomelin polantas. Coba baca tulisan berikut :
Waht is yuor nmae ?
Apa kira-kira artinya ? “What is your name” kan ? Berbeda dengan manusia, komputer tidak bisa mentoleransi kesalahan semacam ini. Perintah yang kita kasih harus “bener mutlak”, atau komputer bakalan ngasih pesan error / ngeluarin output yang ngaco. Aturannya simple aja :
1. Setiap script PHP, dimulai dengan dan diakhiri dengan ?> . Tulisan apapun yang berada diluar pasangan itu bakalan dicuekin ama intepreter PHP dan dikirim balik ke web server apa adanya. Dalam satu halaman, boleh ada lebih dari satu pasangan . Contoh :

e cho “Hello World” ;
?>
ini tulisan biasa, dan gak dianggap ama PHP

echo “yang ini untuk php lagi” ;
?>
2. Whitespace and Case-Sensitivity. Maksudnya ? Whitespace itu karakter yang keliatan. Kayak spasi, tab, newline ( tombol enter ), dll. Terus apa yang mau di atur ? Lihat contoh
contoh pertama :
echo “Hello Wildan”;
echo “Hello Wildan”;
contoh kedua :
echo “Hello Wildan” ; echo “Hello Wildan” ;
Dua contoh diatas intinya sama, nyetak tulisan “Hello Wildan” dua kali. Ini merupakan contoh penggunaan white space. Perintah boleh ditulis dalam dua baris yang berbeda seperti pada contoh pertama, atau ditulis sebaris seperti pada contoh kedua. Perhatikan baik-baik kalau kedua perintah echo dipashkan oleh tanda titik koma ( semicolon ). Tanda titik koma merupakan simbol pemisah antar perintah dan hukumnya wajib.
Sekarang apa itu Case-Sensitivity ? Lihat lagi contoh berikut :
echo “Hello World” ;
ECHO “Hello World”;
eChO “Hello Wold”;
Intinya, nama fungsi, class, dan perintah internal ( echo, while, if, dll ) bersifat case-insensitive atau huruf kecil ama huruf gede gak ada bedanya. Lain hal nya dengan variable yang case sensitive ( bakalan dijelasin entar ).
Penutup
Tutorial bagian pertama ini memang kurang mendidik. Maklumlah, ditulis sambil nunggu buka puasa. Untuk lebih lanjut mengenai “Hello World” ini, silahkan main-main ke situs-situs yang direferensikan pada link.

0 komentar: